Malas Bercinta Sesudah Bertahun-Tahun Menikah - TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

Breaking

Saturday, February 29, 2020

Malas Bercinta Sesudah Bertahun-Tahun Menikah

Saat masih pengantin baru, acara bercinta sanggup jadi selalu ditunggu-tunggu pasangan suami istri. Namun sehabis komitmen nikah berjalan bertahun-tahun, hasrat seks tak lagi menggebu. Bahkan kerap kali suami atau istri malas bercinta. Apa sih penyebabnya?

Topik malas bercinta menjadi dilema yang sering ditanyakan pembaca  di rubrik Konsultasi Seksologi. Seperti yang dialami Nelly, perempuan menikah berusia 33 tahun. Dok, saya ibu rumah tangga yang sudah menikah selama 10 tahun dan sudah mempunyai 2 anak. Saya mau bertanya kenapa saya sudah tidak mempunyai impian melaksanakan hubungan suami istri lantaran setiap berafiliasi saya tidak pernah mencicipi apa-apa dan saya selalu mencicipi sakit sekali. Apa itu mengambarkan saya frigriditas dan sudah tidak mengasihi suami saya lagi?

dr Andri Wanananda MS menjelaskan libido dan hasrat birahi yang menurun untuk berafiliasi suami istri sanggup dimaklumi. Sebab, komitmen nikah yang telah terjalin selama 10 tahun tidak jarang mengakibatkan rasa jenuh untuk berafiliasi intim. Namun, hilangnya hasrat bercinta patut juga diwaspadai sebagai tanda timbulnya penyakit kronis ibarat kencing manis, darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi yang sanggup mengakibatkan neuropatia, hingga kepekaan saraf-saraf organ genital terganggu. Hal itu menjadi penyebab awal persarafan badan menjadi hiposensitif.

"Anda dan suami perlu bekerja sama untuk mengatasi faktor kejenuhan dengan mencoba bermacam-macam variasi bercinta dan melaksanakan stimulus pada zona erotik badan yang paling peka hingga memicu gairah birahi yang sanggup dilakukan dikala foreplay hingga lubrikasi pada vagina mencapai optimal. Bila hal itu terjadi, rongga vagina akan merekah dan penetrasi penis sanggup dilakukan yang akan membangkitkan rasa nikmat 'aduhai' dan perempuan tidak akan merasa perih dikala bercinta," saran dr Andri yang merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia dan anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).

Wanita yang telah melaksanakan operasi pengangkatan rahim (hysterectomy) kerap juga mengeluhkan hilangnya hasrat bercinta. Sebab tindakan itu sepertinya besar lengan berkuasa secara tidak pribadi pada sensualitas wanita. Hal itu sanggup disebabkan tanggapan ketidakseimbangan kadar hormon (estrogen, progesteron, oxytocin). Fungsi hormon-hormon tersebut menurun terhadap zona-zona erotik yang menciptakan perempuan peka dalam proses menuju puncak kenikmatan (orgasme).

"Perhatikan kebugaran fisik perempuan semoga selalu prima dengan cara latihan fisik secara reguler yang disertai teladan makan dengan kadar gizi seimbang. Khusus untuk perempuan yang pernah mengalami operasi hysterectomy, tak menampik bahwa stres akan menimpanya. Maka sebagai pasangan laki-laki diharuskan untuk memberi belaian kasih sayang semoga tidak mengakibatkan trauma psikis pada wanita," saran dr Andri yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara.

No comments:

Post a Comment

Pages