Ini Trik Sederhana Untuk Puaskan Istri Di Daerah Tidur - TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

Breaking

Tuesday, March 10, 2020

Ini Trik Sederhana Untuk Puaskan Istri Di Daerah Tidur

Bercinta seharusnya menjadi acara yang menawarkan kenikmatan pada kedua belah pihak, baik istri maupun suami. Namun memang, tak semua pasangan suami istri (pasutri) sanggup memperoleh kenikmatan secara bersama-sama.

Pakar menyampaikan bahwa badan perempuan memang relatif lebih usang untuk merasa terangsang daripada pria. Oleh alasannya yaitu itu tidak heran, terdapat banyak keluhan dari istri-istri yang sering tidak menerima orgasme saat bercinta dengan suaminya.

Nah, untuk mengatasi duduk kasus tersebut bekerjsama sanggup dilakukan dengan trik sederhana. Bukan dengan alat bantu seksual atau gaya bercinta yang macam-macam, mempermudah istri meraih orgasme sanggup dilakukan hanya dengan memakai bantal. Bagaimana caranya?

Liberator, salah satu perusahaan penyedia layanan alat bantu seksual terkemuka di Amerika Serikat menyampaikan bahwa penggunaan bantal sebagai alat bantu seks bekerjsama sudah dilakukan semenjak kala pertengahan. Dengan menyelipkan bantal di bab pinggang wanita, posisi vagina perempuan akan lebih terangkat.

"Hal ini memaksimalkan penetrasi penis ke dalam vagina wanita. Selain itu, posisi ini juga menciptakan g-spot perempuan lebih terekspos dan bersentuhan dengan penis," tulis para editor Liberator dalam bukunya Sex Positions You Never Thought Possible: The Creators of the Liberator.

Posisi ini juga menciptakan suami mempunyai tangan yang bebas. Sehingga sembari melaksanakan penetrasi, tangan suami juga sanggup melaksanakan rangsangan di kawasan sensitif istri lainnya menyerupai payudara, indera pendengaran dan leher.

Namun memang tidak semua perempuan bahagia melaksanakan hal tersebut. Beberapa perempuan yang mempunyai rongga vagina sempit tentunya akan merasa sakit jikalau penetrasi yang dilakukan terlalu dalam. Untuk itu, perlu kembali diingat bahwa bercinta yaitu korelasi suami istri yang dilakukan dengan kesadaran dan tanpa paksaan.

"Mau variasi apa saja boleh saja, tapi ingat harus dengan persetujuan pasangan. Makara bercinta dilakukan dengan kesadaran dengan tujuan memperoleh kenikmatan bersama, bukan kenikmatan sendiri atau bahkan menyakiti pasangan," tutur konsultan seksologi detikHealth, dr Andri Wanananda, MS beberapa waktu lalu.

No comments:

Post a Comment

Pages