Lebih Kompleks, 5 Fakta Perbedaan Masturbasi Perempuan Dengan Pria - TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

Breaking

Sunday, March 22, 2020

Lebih Kompleks, 5 Fakta Perbedaan Masturbasi Perempuan Dengan Pria

Wanita tidak selalu terbuka membicarakan topik masturbasi. Oleh alasannya ialah itu acara yang juga dikenal dengan istilah onani ini lebih terkenal di kalangan pria. Padahal, bukan berarti perempuan tidak melakukannya baik pada perempuan yang masih perawan atau sudah menikah.

Masturbasi pada perempuan tentunya berbeda dengan masturbasi yang dilakukan pria. Pada wanita, masturbasi merupakan dilema yang kompleks sehingga pelaksanaannya butuh perhatian lebih. Dikutip dari banyak sekali sumber pada Jumat (5/9/2014), berikut ialah fakta masturbasi pada wanita:

1. Lebih cepat tanpa pria


Untuk mencapai orgasme pada wanita, masturbasi merupakan cara yang lebih cepat dibandingkan dengan bekerjasama intim bersama pasangan. Hal ini sanggup jadi alasannya ialah dengan masturbasi seorang perempuan sanggup lebih fokus pada kenikmatan sendiri. Jika dibandingkan dengan hubungan seks bersama pasangan, fokus pikiran perempuan sanggup menjadi terbagi untuk memikirkan kepuasan pasangan.

"Banyak perempuan sanggup orgasme dalam 2 hingga 3 menit kalau mereka masturbasi sendiri. Akan tetapi bersama pasangan waktu yang dihabiskan untuk orgasme sanggup mencapai 10 menit atau bahkan tidak orgasme sama sekali," kata pakar seks Carlyle Jansen, penulis buku wacana masturbasi perempuan berjudul Sex Yourself.

2. Jarang dilakukan


Menurut survei dari National Survey of Sexual Health and Behavior, Amerika Serikat, 25 persen laki-laki melaksanakan masturbasi minimal tiga kali per ahad dan setidaknya 55 kali dalam sebulan. Tapi bagi perempuan, angka statistik masturbasi jauh lebih rendah. Hanya 10 persen perempuan melaporkan masturbasi tiga kali per ahad dan 38 persen ke bawah melakukannya sebulan sekali.

Kenapa jumlah masturbasi yang dilakukan perempuan lebih sedikit sanggup jadi alasannya ialah cap jelek masturbasi pada perempuan dari masyarakat.

3. Butuh persiapan


"Pria sanggup berada di toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang kotor dan tetap melaksanakan masturbasi," kata Sadie Allison, PhD, penulis buku The Mystery of the Undercover Clitoris: Orgasmic Fingertip Touching Every Woman Craves.

Tidak menyerupai pria, bagi perempuan kondisi lingkungan merupakan faktor yang penting. Banyak perempuan membutuhkan fokus mereka, dan kalau ada gangguan apapun hal tersebut sanggup mematikan gairahnya.

4 Gerakan tangan lebih halus


Saat laki-laki masturbasi, tangannya menggenggam dengan mantap dan bergerak kasar. Pada perempuan di lain sisi gerakannya lebih halus dan perlahan.

"Pikirkan menyerupai ada bulu mata tersangkut di dalam mata. Anda menarik kelopak mata anda dengan lembut dan memakai ujung jari untuk menggosok perlahan. Itulah cara lembut yang harus dilakukan ketika menyentuh klitoris wanita," kata Allison.

Klitoris mempunyai ujung saraf dua kali lebih banyak dari kepala penis sehingga sangat sensitif bahkan terhadap sentuhan lembut. Beberapa perempuan mungkin suka gerakan yang bernafsu tapi sebagian besar perempuan butuh pemanasan dengan gerakan lembut sebelum mendapatkan kontak fisik yang lebih intensif di klitorisnya.

5. Banyak Cara Masturbasi


Jika pada laki-laki masturbasi hanya sanggup dilakukan dengan menstimulasi satu bab badan saja, pada perempuan dia sanggup merangsang beberapa bab tubuhnya. Seorang perempuan mungkin tidak akan eksklusif merangsang bab kewanitaannya ketika masturbasi, melainkan dimulai dari pijatan halus pada payudara dan paha bab dalam.

"Wanita cenderung untuk merangsang seluruh tubuhnya menyerupai leher, payudara, lengan, dan labia. Pria umumnya hanya fokus saja dengan bab awal, tengah, dan selesai pada penis," terperinci Jansen.

No comments:

Post a Comment

Pages