Normalkah Darah Menstruasi Terlalu Banyak? - TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

TwitterTorss.com

Breaking

Monday, April 6, 2020

Normalkah Darah Menstruasi Terlalu Banyak?

Perempuan berusia produktif niscaya akan mengalami pendarahan setiap bulan, atau dikenal sebagai menstruasi. Pendarahan ini normal, dan terjadi berdasarkan sebuah siklus yang terjadi dalam rentang waktu 21-37 hari, selama 2-7 hari, dan total volume darah sebanyak 20-80 cc.

Namun, berdasarkan Mayo Foundation for Medical Education and Research, 18% perempuan berusia subur mengalami pendarahan tidak normal. Kondisi tidak normal ini, antara lain; pendarahan berlebih, atau masa menstruasi yang panjang. Dalam istilah medis disebut Menorrhagia.

Indikasi dan tanda-tanda menorrhagia, adalah;

    Lama menstruasi lebih dari 10 hari
    Darah menstruasi sangat deras
    Sering mengganti pembalut
    Darah menstruasi keluar pada malam hari, bahkan menggumpal\Nyeri di area perut pecahan bawah alasannya perdarahan yang banyak dan usang sehingga kegiatan rutin terganggu
    Selalu merasa letih, dengan nafas yang pendek-pendek



Dalam beberapa kasus, penyebab menorrhagia adalah:

    Ketidakseimbangan hormon. Dalam kondisi menstruasi normal, kadar hormon estrogen dan progesteron sesuai dengan kondisi dinding uterus (endometrium) untuk mengatur volume darah menstruasi. Ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, maka endometrium akan menghasilkan volume darah yang banyak.
    Dalam Polip pada dinding uterus. Polip biasanya muncul pada perempuan usia produktif yang mengalami kelebihan hormon prostaglandin (hormon yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan sistem saraf).
    Disfungsi ovarium. Kegagalan proses pelepasan sel telur sanggup menimbulkan ketidakseimbangan hormon estrogen dalam tubuh.
    Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Jika tidak cocok, AKDR sanggup memicu pendarahan menstruasi hebat.



Setelah seseorang terdiagnosa mengalami menorrhagia dan diketahui faktor penyebabnya, dokter akan melaksanakan penanganan berupa proteksi zat besi dan obat-obatan untuk mengurangi kram perut serta menghambat pedoman darah. Selain itu sanggup juga diberikan kontrasepsi oral untuk mengatur ovulasi yang terganggu dan mengurangi perdarahan yang berlebihan.

Pemberian hormon progesteron juga sanggup membantu mengatasi. Namun, bila terapi tersebut tidak berhasil, akan dilakukan cara-cara lain menyerupai kuretase ataupun tindakan operasi. Jika Anda menentukan untuk tetap berada di rumah, sebaiknya lebih banyak beristirahat. Jangan mengkonsumsi aspirin, alasannya obat itu sanggup memperparah keadaan. Jangan lupa untuk mengganti pembalut secara teratur setiap empat sampai delapan.

No comments:

Post a Comment

Pages